Gelar Open House di Hari Natal, Bupati Mathius Harap Zona Integritas Kerukunan Terus Terjaga

Agama Berita Daerah

SENTANI, lpplrku.jayapurakab.go.id – Sukacita Hari Natal dirayakan oleh semua umat nasrani. Tak terkecuali Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si.

Bupati Mathius Awoitauw merayakan Natal dengan berkumpul bersama keluarga besar. Selain bersama keluarga besar, di kediaman Rumah Dinas Bupati Jayapura pun digelar open house.

Warga sekitar, dan juga pejabat di lingkungan Pemkab Jayapura turut hadir dalam open house yang dilaksanakan oleh Bupati Mathius Awoitauw, di Kediaman Rumah Dinas Bupati Jayapura, di Jalan Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (25/12/2021).

Open house yang dihadiri sejumlah pimpinan OPD dan unsur Forkompimda di Kabupaten Jayapura, serta masyarakat ini diawali dengan ibadah singkat oleh pelayan jemaat Gereja Reveil Kemiri, Sentani, Pdt. Frangky Sahetapy.

Dalam khotbahnya, Pdt. Sahetapy menekankan pentingnya menjaga dan mempererat tali persaudaraan di antara kita sebagaimana tema Natal tahun in, “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan”.

“Persaudaraan yang erat adalah dambaan setiap kita saling menjaga dan saling merangkum satu sama lain dalam berbagai warna dan kehidupan supaya kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, biarlah Natal Kristus menjadi kekuatan baru dalam perwujudan cinta kasih Kristus yang menggerakkan persaudaraan,” kata Pdt. Sahetapy dalam khotbahnya.

Kita terpanggil, sambung Pdt. Sahetapy, dalam rangka membenahi dan membangun tali persaudaraan hidup persaudaraan kita supaya di mana kita berada kita terus memancarkan damai Natal Kristus itu di tengah pengabdian, pelayanan dan perjuangan.

“Dan hanya karena cinta kasih Kristus mengajarkan semua kita untuk tetap dan selamanya menjunjung nilai-nilai persaudaraan,” tambah Pdt. Sahetapy.

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam pesan Natalnya mengatakan sejak tanggal 29 Mei 2016 Kabupaten Jayapura telah dicanangkan sebagai Zona Integritas Kerukunan. Sehingga siapa pun yang ada di Kabupaten Jayapura dari latar belakang suku bangsa, agama dan strata sosial manapun, memiliki hak yang sama dalam ikut bersama-sama membangun daerah ini.

“Itu sudah kita ikrarkan, seluruh komponen masyarakat sudah ikrarkan hal itu, bahwa perbedaan-perbedaan, keberagaman itu sangat indah. Cinta kasih Kristus yang kita rayakan di dalam perayaan ini, itu yang menggerakkan terus persaudaraan kita dari berbagai latar belakang yang kita miliki,” kata Bupati Mathius dalam pesan Natalnya.

Selain itu, Bupati Mathius menambahkan, ingin daerah ini, Tanah Papua, kita bicarakan terus hal ini, karena masalah kemanusiaan itu nilainya sangat tinggi. Tidak bisa dibatasi oleh cara pandang setiap orang karena ini sangat universal.

“Persaudaraan, kemanusiaan dan cinta kasih yang kita rayakan dalam Natal ini, itu bicara tentang itu. Kalau dalam Natal ini kita sudah merenungkan itu berarti harus mewarnai dalam kehidupan kita, itu yang bisa membesarkan kita satu sama lain,” ujarnya.

Dengan semangat ini, lanjut Bupati Mathius, yang terus kita bicara untuk masa depan Papua yang lebih baik, dan berkeyakinan, keberagaman yang indah yang terjalin di tempat ini (Kabupaten Jayapura) kita bisa mewarnai Papua, dan Indonesia.

“Intinya, kita rayakan pertemuan ini, silaturahmi dan kumpul-kumpul seperti ini untuk terus membangun persaudaraan dan kebersamaan kita untuk bisa menjadikan Papua yang lebih indah, lebih sejuk lagi dan kita semua bisa menikmati damai sejahtera Tuhan,” pungkas Bupati Jayapura dua periode ini.

Bupati Mathius tidak lupa berterima kasih kepada semua tamu undangan yang sudah hadir dalam open house ini, yang sekaligus menjadi open house terakhir Bupati Mathius.

Karena tugas pengabdian sebagai Kepala Pemerintahan di Kabupaten Jayapura akan berakhir pada tanggal 12 Desember 2022 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *