Pekerjaan Air Bersih di Kemtuk Masuk Program Prioritas Tahun 2022

Berita Daerah Infrastruktur Layanan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jayapura, Alpius Toam

SENTANI, lpplrku.jayapurakab.go.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jayapura, Alpius Toam mengatakan, pekerjaan perbaikan saluran air bersih di Distrik Kemtuk sudah masuk program prioritas yang akan dikerjakan pihaknya pada tahun 2022 mendatang.

“Itu akan menjadi program prioritas kita untuk menyelesaikan di tahun 2022 nanti,” katanya saat diwawancarai awak media di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (27/8/2021).

Selain itu, kata Alpius, perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat itu sangat bergantung dari ketersediaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Di mana, biasanya pihaknya akan mengusulkan sebuah pekerjaan itu melalui anggaran dana tersebut dan apabila disetujui akan dikerjakan.

“Di Tahun 2022 ini kan sudah kita usulkan untuk perbaikan itu, peningkatan spam air bersih itu,” bebernya.

Ada dua pekerjaan yang akan dilakukan terkait dengan jaringan air bersih itu. Pertama, jaringan air bersih di Klaisiu dan itu sudah pernah dibangun pada tahun 2010 atau 2011 lalu. Namun setelah itu ada yang rusak dan ada juga yang dirusak, kemudian pihaknya meminta untuk dilakukannya rehabilitasi ulang. Jaringan air bersih tersebut sudah sampai di wilayah Bonggrang. Selain itu, ada juga yang dipasang di Bring. Untuk instalasi yang di daerah Bring ini kerusakan terjadi pada saat terjadinya bencana alam banjir tahun 2019 lalu.

“Itupun sudah diperbaiki, tetapi banjir lagi dan rusak lagi. Memang karena dia melewati kali Grime. Aliran sungainya kan deras, sehingga itu yang menjadi hambatan kita di situ dan menyebabkan rusaknya instalasi air yang sudah dibangun,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Jayapura tersebut.

Karena itu, dua (2) fasilitas air minum yang pernah dibangun itu akan kembali dikerjakan dan menjadi prioritas di tahun 2022 nanti. Sebelumnya, fasilitas tersebut dibangun dengan alokasi anggaran dari APBN.

“Kami pernah bangun, namun karena rusak maka kami akan fokus kembali membenahinya di tahun 2022,” tukas Alpius Toam yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *