Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro ketika melakukan penanaman pohon Sagu saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Provinsi Papua Tahun 2022 dipusatkan di Kehiran II, Kampung Ifale, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (10 Juni 2022)

SENTANI, lpplrku.jayapurakab.go.id – Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro menghadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia tingkat Provinsi Papua tahun 2022 dipusatkan di Kehiran II, Kampung Ifale, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat 10 Juni 2022.

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Papua Yan R. Pugu, S.Hut, M.Si., Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Elphyna D. Situmorang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura, Forkopimda di lingkup Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura.

Kepada wartawan, Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro menyebutkan, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia dengan tema tingkat Provinsi Papua, ‘Lestarikan Bumi Papua untuk Masa Depan Bersama’.

“Sedangkan sub temanya, dengan semangat Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2022, kita junjung kearifan lokal di Bumi Kenambai Umbai, serta menuju suksesnya Kongres Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) ke- VI tahun 2022. Pemilihan tema ini mengajak kita untuk jaga alam kita, nanti alam jaga akan menjaga kita. Jadi, saya kira tidak harus semuanya menjadi lahan perumahan. Karena lahan hijau itu penting buat kita semua dan anak cucu kita ke depan,” katanya.

“Kita semua harus merubah paradigma pembangunan yang dilaksanakan bukan hanya diwajibkan melakukan pengelolaan lingkungan semata. Namun juga bagaimana perlindungan lingkungan dapat diwujudkan dengan perencanaan yang matang, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dengan berwawasan lingkungan,” terangnya.

Di Kabupaten Jayapura ini ada beberapa daerah aliran sungai (DAS) dan juga daerah resapan air, kata Wabup Giri, itu cocok sekali untuk ditanami sagu. Oleh sebab itu, di peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dirangkai dengan penanaman pohon sagu yang tak jauh dari daerah aliran sungai yang ada di Kehiran II, Kampung Ifale, Distrik Sentani.

“Jadi, ketika kita tanam sagu di sini juga termasuk bisa menjadi daerah resapan air. Di sinilah terdapat konsep keadilan kepada anggota masyarakat lain yang mendapatkan haknya untuk memperoleh lingkungan yang baik, terutama keadilan kepada generasi yang akan datang, di mana kekayaan alam ini diwariskan dari generasi ke generasi,” katanya.

Untuk itu, Giri berharap momen peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia yang dilaksanakan pada saat ini dapat menjadi rambu tanda siaga untuk terus berupaya dan bekerja keras mengatasi berbagai masalah lingkungan hidup yang banyak dan kompleks.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here